jelajah

Ki Ageng Jejer Guru Sultan Agung: Orang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Kerajaan Mataram Islam di Pulau Jawa

Sabtu, 3 Agustus 2024 | 09:45 WIB
Ilustrasi - Ulama besar di tanah Jawa, Ki Ageng Jejer guru raja Jawa, Sultan Agung. (Pixabay/ mostafa_meraji. )

SketsaNusantara.id - Ki Ageng Jejer, atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Jejer, merupakan sosok penting dalam sejarah spiritual Jawa.

Ia adalah guru dari Sinuhun Sultan Agung Hanyokrokusumo, dan dikenal sebagai pemangku ilmu kadigdayaan.

Banyak santri dari tanah Jawa berdarah kejadugan yang sering bertawassul kepadanya, mencari berkah dan ilmu.

Baca Juga: Baca 7 Kali Amalan Jelang Magrib, Jembar Rezeki dari Kyai Achmad Chalwani, Apapun Usahamu Wajib Punya Wudhu! 

Sebagai penerus adat Padepokan Prabu Satmata atau Madrasah Giri, Ki Ageng Jejer memiliki otoritas untuk melanjutkan dan mengembangkan tradisi serta budaya spiritual di Jawa.

Sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube BERBAGI TAHU, nama "Jejer" memiliki cerita menarik di baliknya.

Menurut masyarakat setempat, Ki Ageng Jejer wafat dalam keadaan berdiri tegak, atau "ngadeg ngejer."

Baca Juga: Makam Ki Ageng Jejer Guru Sultan Agung: Tidak Mewah, tapi Jadi Pusat Peziarah Masyarakat di Bantul?

Dalam tradisi pewayangan yang dimasyarakatkan oleh Sunan Kalijaga, istilah "Jejeran" merujuk pada fase pembuka cerita atau babak pertama dalam pertunjukan wayang kulit.

Istilah inilah yang melambangkan kelahiran dan permulaan kehidupan.

Ki Ageng Jejer juga dikenal dengan nama Sunan Suraprabhawa, menandakan perannya dalam menyebarkan ilmu dan ajaran agama.

Baca Juga: Inilah 5 Mitos yang Dipercaya Masyarakat saat Proses Pembuatan Tape Singkong, Termasuk Perempuan dalam Kondisi Menstruasi?

Wilayah Jejeran, yang kini dipenuhi oleh pesantren dan para kiai, menunjukkan betapa pentingnya peran Ki Ageng Jejer dalam mengajarkan ilmu-ilmu agama kepada para santri.

Termasuk Sultan Agung sang Raja Jawa dari Kerajaan Mataram Islam.

Halaman:

Tags

Terkini