SketsaNusantara.id – Selain terkenal dengan metode dakwahnya, Sunan Giri juga dikenal karena telah memberikan pengaruh tradisi kuliner.
Sunan Giri memiliki nama asli Raden Paku yang merupakan salah satu Wali Songo ini, berperan besar dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara.
Ternyata, Sunan Giri juga memiliki makanan kesukaan yaitu bernama kupat ketheg yang merupakan makanan khas Gresik.
Baca Juga: Arti Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan, Falsafah Jawa Ajaran Sunan Kalijaga
Dilansir dari RAFA AHRUL CHANNEL oleh SketsaNusantara.id, kupat ketheg dibuat dengan dimasak menggunakan ketheg yang merupakan air endapan minyak mentah yang keluar dari sumur minyak berwarna hijau.
Kuliner kupat ketheg ini terbuat dari beras ketan yang direndam dengan air ketheg dan dianyam dengan daun pohon kebang.
Diketahui, kupat ketheg dimasak selama 5 jam. Setelah jadi, kupat ketheg dimakan dengan ditaburi kelapa parut dan dituangkan saus gula merah.
Baca Juga: Roda Kehidupan Terus Berputar, Benarkah Zaman Kalasuba yang Paling Ditunggu?
Kupat ketheg memiliki rasa gurih dan nikmat. Makanan ini selalu disajikan pada saat momentum lebaran dan perayaan malam slawe.
Momentum malam slawe merupakan peringatan malam ke-25 di bulan Ramadhan yang merupakan malam Lailatul Qadar.
Kegiatan malam Slawe biasanya diisi dengan i’tikaf dan mengaji di sekitar makam Sunan Giri.
Diketahui, kuliner kupat ketheg merupakan makanan yang hampir punah, karena bahan untuk membuat makanan ini sangat sedikit.
Adalah air endapan minyak mentah yang keluar dari sumur minyak tua berwarna kehijau-hijauan.