jelajah

Mengenal Sunan Bungkul, Wali Besar yang Berpengaruh Menyebarkan Islam di Surabaya, Pernah Jadi Petinggi di Era Majapahit?

Senin, 29 Juli 2024 | 11:00 WIB
Makam Mbah Bungkul atau Sunan Bungkul. (doc.bappedalitbang.surabaya.go.id.)

Diketahui, Sunan Bungkul saat masih menjadi bagian Kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Raja Brawijaya juga merupakan seorang petinggi setingkat Tumenggung.

Kemudian di akhir masa Kerajaan Majapahit, setelah Sunan Bungkul masuk Islam ia memulai perjalanan dakwahnya.

Baca Juga: Daftar Anggota Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah, Ada Menko PMK Muhadjir Effendy hingga Waketum MUI Anwar Abbas

Diperkirakan bahwa Sunan Bungkul hidup di masa Sunan Ampel pada 1400-1481 Masehi. Ia kerap membantu Sunan Ampel dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa.

Dalam proses dakwahnya, Sunan Bungkul juga pernah membuat sayembara untuk mencari menantu bagi putrinya yang bernama Dewi Wardah.

Baca Juga: Siapa Sunan Sendang Duwur? Kisah Ulama yang Punya Peninggalan Masjid Ajaib di Lamongan, Dibangun 1 Malam?

Sayembara tersebut dimenangkan oleh Raden Paku atau dikenal sebagai Sunan Giri, salah satu Wali Songo yang menyebarkan Islam di Nusantara.

Artinya, Sunan Bungkul merupakan mertua dari Sunan Giri.

Peran Sunan Bungkul dalam menyebarkan agama Islam yang cukup berpengaruh khususnya di Surabaya membuatnya dikenal sebagai salah satu wali besar di Kota Surabaya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

 

Halaman:

Tags

Terkini