Wonosari pun terkenal dengan sebutan Mlebu Waras Moleh Loro. Namun sedianya, selain mengunjungi waduk, para lelaki itu juga minum minuman keras.
Sehingga istilah loro atau sakit yang ada, ternyata bukan sakit sebenarnya, tetapi mabuk.
Julukan yang tersemat pada Desa Wonosari yakni Mlebu Waras Moleh Loro pun membuat masyarakat setempat melakukan berbagai macam ritual.
Tujuannya tak lain demi menghapus kutukan sebagai desa yang tidak waras.
Hingga pada akhirnya, masyarakat pun bersepakat mengganti nama Wonosari menjadi Hendrosari.
Hendro sendiri memiliki arti raja, sementara Sari yakni putik bunga yang manis.
Maka sejak berganti nama itulah, lambat laun Desa Hendrosari menghilangkan kutukannya, bahkan kini banyak tamu yang datang untuk mencari sari pohon siwalan.
Sari buah dari pohon siwalan dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit dan kini dimanfaatkan masyarakat sebagai mata pencaharian.
***