Setelah diinterogasi, tinggallah 79 orang yang dianggapnya punya kaitan dengan penyerangan itu dan dihukum bui selama 5 tahun di Lapas Sukamiskin.
Namun, Kyai Zainal Mustafa beserta 22 orang lain dibawa tentara Jepang ke Kejaksaan Agung Dai Nippon, Jakarta.
Akhir hidup Kyai Zainal Mustafa akhirnya dieksekusi oleh Jepang di kawasan Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta.
Baca Juga: Siapa Bataha Santiago? Pahlawan Nasional Pulau Sangihe yang Mengusung Gagasan Banala Pesasumbalaeng
Tragisnya, sampai saat ini belum diketahui pasti di mana lokasi pemakaman jenazah Kyai Zainal Mustafa beserta santrinya itu pasca dieksekusi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!