Setelah tongkat berhasil dicabut, mengalirlah air yang begitu jernih dari dalam tanah dan selanjutnya dipindahkan ke salah satu bangunan di sekitar lokasi tersebut.
Air yang mengalir dalam sendang bisa dimanfaatkan oleh siapapun untuk wudhu maupun mandi.
Selain untuk keperluan berwudhu atau sejenisnya, ada tujuan lain dari Sunan Kalijaga membuat mata air ini yaitu sebagai media dakwah.
Kesulitan warga akan air bersih pada waktu itu membuat mereka berkumpul di Tuk Sibedug untuk mengambil air sembari Sunan Kalijaga yang mengenalkan agama Islam.
Masyarakat disekitar Tuk Sibedug juga percaya bahwa keberadaan dari mata air tersebut akan memberikan aura yang positif bagi yang tinggal di dekatnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI