jelajah

Akhir Tragis Kapten Tack VOC dan Raden Trunojoyo, Benarkah Karena Kutukan Mahkota Majapahit?

Kamis, 25 Juli 2024 | 21:53 WIB
Ilustrasi Kapten Tack saat melawan Pasukan Amangkurat II (Tangkapan layar YouTube Embara Lensa)

SketsaNusantara.id - Dalam sejarah kerajaan-kerajaan di Nusantara, ada satu tokoh VOC Belanda yang memiliki kaitan sejarah dengan runtuhnya Mataram, ia adalah Kapten Tack.

Kapten Tack merupakan panggilam dari François Tack yang merupakan seorang perwira militer yang bertugas di VOC.

Ia terkait dengan peristiwa pembunuhan tragis di Kartasura dan merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Nusantara dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube Embara Lensa.

Baca Juga: Sosok Tololiu Herman Willem Dotulong, Pernah Ukir Sejarah dalam Perlawanan Perang Diponegoro, Antek-Antek Belanda?

Latar Belakang Kapten Tack

Kapten Tack memiliki nama panjang François Tack, yang nama belakangnya juga ditulis sebagai Tacq.

Kapten Tack berasal dari Belanda dan bergabung sebagai salah satu kapten pada pasukan VOC Belanda yang berpusat di Batavia.

Ia bergabung dengan VOC dan menduduki berbagai jabatan militer selama karirnya di perusahaan dagang tersebut. 

Pada saat ia akhirnya terbunuh, Kapten Tack menjabat sebagai kapten yang saat itu ia ditempatkan di Jawa.

Awal Mula Kapten Tack Berkonflik Dengan Amangkurat II

Kala itu Raden Trunojoyo dibantu oleh mertuanya yakni Raden Kajoran melakukan serangan hebat kepada Keraton Mataram di Pleret pada April tahun 1677.

Baca Juga: Kisah Raden Ario Majang Koro: Orang Madura Pertama yang Jadi Kolonel Hindia Belanda, Ternyata Dulunya Punya Kehidupan Seperti Ini...

Sedangkan Mataram saat itu sedang di bawah pemerintahan Amangkurat I dan serangan Raden Trunojoyo saat itu membuat Mataram kewalahan. Amangkurat I kemudian lari ke arah barat dan meninggal di Tegal wangi.

Pada 28 Juni hingga 3 Juli 1977, Pangeran Trunojoyo dan pasukannya berhasil menguasai Kraton Plered dan kemudian mereka menghancurkan Keraton Mataram lalu menjarah harta bendanya.

Halaman:

Tags

Terkini