Pengunjung yang ingin berziarah harus masuk melewati tiga pintu gerbang dan berdoa di dekat cungkup atau bangunan yang melindungi makam Sunan Kalijaga.
Hal menarik lainnya yang menjadi daya tarik pengunjung adalah gentong bertuah yang sudah berusia ratusan tahun peninggalan Sunan Kalijaga.
Gentong air tersebut sebelumnya dipergunakan sebagai tempat menyimpan beras dan wadah air wudhu oleh Sunan Kalijaga yang kemudian dijadikan tempat menampung air lalu disuguhkan kepada para peziarah.
Baca Juga: Makam Waliyullah di Tuban: Satukan Sejarah dan Spiritualitas, Dijamin Damai di Tengah Riuhnya Dunia
Juru Kunci Makam Sunan kalijaga menyebut air dari gentong peninggalan Sunan Kalijaga itu, konon membawa berkah dan bisa menyembuhkan penyakit.
Para peziarah mengambil air gentong dengan maksud mendapat berkah sambil memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Tak heran jika makam Sunan Kalijaga di Kadilangu Demak menjadi jujukan wisatawan dan para peziarah berburu air gentong bertuah sebagai ikhtiar untuk menyembuhkan penyakit hingga membersihkan lingkungan rumah dari gangguan makhluk gaib.***