Kiai Hasyim Asy'ari sangat mencintai dan menghormati istri-istrinya, selalu menjaga hak dan kewajiban sebagai suami, serta menjunjung tinggi keutuhan pernikahan sebagai ikatan suci.
Kisah pernikahannya tidak hanya menggambarkan kehidupan pribadi yang penuh kasih sayang dan hormat, tetapi juga memberikan teladan bagaimana menjaga keluarga dalam bingkai ajaran Islam.
Selain itu, KH Hasyim Asy'ari juga menulis kitab berjudul “Dhoul Misbah fi Ahkam Nikah,” yang membahas hukum-hukum pernikahan, rukun-rukun nikah, serta hak dan kewajiban suami istri.
Kitab ini menjadi panduan penting bagi banyak orang dalam menjalani kehidupan berumah tangga sesuai dengan ajaran Islam.
Selain peranannya sebagai ulama, KH Hasyim Asy'ari juga memiliki sisi humoris.
Hal ini terlihat dari cerita Kiai Kholid Ali tentang bagaimana KH Hasyim Asy'ari, saat melihat santri-santrinya bosan dan mengantuk, sering melontarkan guyonan tentang perempuan.
Namun, saat istrinya mendengar dan merasa tidak nyaman, KH Hasyim Asy'ari segera menghentikan guyonan tersebut sebagai bentuk rasa hormat.
Kisah hidup dan pernikahan KH Hasyim Asy'ari adalah contoh nyata bagaimana seorang ulama besar tetap bisa menjaga keutuhan rumah tangga sambil memberikan pengajaran yang mendalam kepada umat.***