Setelah raja ke-10 wafat mereka tidak hanya hadir di hari Kamis saja melainkan ketika ada keramaian mereka datang yang didominasi oleh orang yang kurang berkecukupan.
Sehingga terjadi pergeseran makna dari yang awalnya menerima berkah raja setiap hari raja menjadi orang yang meminta-minta kepada orang lain.
Inilah yang menjadi sejarah bahwa pengemis berasal dari Keraton Surakarta.***