Dikutip dari situs Dunia Masjid, mimbar Masjid tersebut diberikan kepada Sultan Agung sebagai upeti rasa tunduk kepada kerajaan Mataram.
Mimbar ini terbuat dari kayu wunglen yang juga menjadi bahan cungkup makam Panembahan Senopati di Imogiri.
Kayu wunglen diyakini sebagai kayu bertuah yang memiliki energi positif.
Banyak yang menyakini kayu ini sangat langka dan tidak tumbuh di sembarang tempat.***