SketsaNusantara.id - Pemberian julukan bagi tokoh-tokoh besar sudah menjadi tradisi pada masa Kerajaan Nusantara.
Julukan-julukan tersebut biasanya lahir dari peristiwa atau kesaktian yang dimiliki orang tersebut.
Salah satunya adalah Pangeran Sabrang Lor, julukan yang diberikan kepada salah satu raja Kerajaan Demak ini.
Baca Juga: Mengenal Sunan Kuning, Tokoh Ulama Tionghoa Jawa yang Sebarkan Islam di Semarang dan Pantura
Ada kisah menarik dibalik pemberian julukan Pangeran Sabrang Lor.
Julukan Pangeran Sabrang Lor sendiri diambil dari peristiwa penyerangan yang dilakukan Kerajaan Demak terhadap Portugis di Malaka.
Lantas siapa sebenarnya Pangeran Sabrang Lor, dan apa makna julukan tersebut?
Pangeran Sabrang Lor merupakan julukan bagi Adipati Unus (Pati Unus) sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari buku karya Slamet Muljana berjudul Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-Negara Islam di Nusantara.
Adipati Unus adalah Raja ke-2 Kerajaan Demak, menggantikan Raden Patah.
Ada beberapa pendapat yang berbeda terkait asal usul Pangeran Sabrang Lor atau Adipati Unus.
Pertama, Pangeran Sabrang Lor merupakan anak Raden Patah, sehingga ketika sang ayah turun tahta, ia dilantik menjadi Raja Demak selanjutnya.
Sementara sumber lain menyebutkan bahwa Pangeran Sabrang Lor yang juga dikenal sebagai Pati Unus, Pate Unus, adalah menantu Raden Patah.