Dari sana akhirnya ia terkenal sebagai sosok pemimpin perempuan yang tegas pada zamannya.
SketsaNusantara.id melansir dari Youtube Angelick Vaulina, salah satu ketegasannya adalah menghukum putra mahkota dengan memotong bagian tubuh yang menyentuh sekantong emas.
Hal ini dilakukan ketika putra mahkota yang disayang oleh Ratu Shima diketahui telah menyentuh sekantong emas di jalan dan bukan miliknya.
Ketegasannya juga tampak tidak hanya dalam kasus serupa atau pencurian. Namun juga dalam kasus kerajaan lainnya.
Baca Juga: Mengenal Sosok Misterius Ki Ageng Balak, Benarkah Memiliki Keterlibatan dengan Kerajaan Majapahit?
Ratu Shima bahkan pernah mengambil alih bandar dagang teramai yang dikuasai oleh Kerajaan Tarumanegara.
Ia juga pernah menjalin kerja sama dengan Kekaisaran Cina. Kerja sama dijalin sejak abad ke-5 M.
Setelah masa kepemimpinannya untuk Kerajaan Kalingga berjalan selama 21 tahun. Akhirnya Ratu Shima wafat pada 695 M.
Wilayah Kerajaan Kalingga kemudian dibagi menjadi dua untuk anak-anaknya. Parwati menguasai Kalingga Utara.
Sedangkan untuk bagian kerajaan yang Selatan dikuasai oleh Pangeran Narayana. Sayangnya, kerajaan ini akhirnya runtuh akibat serangan dari Kerajaan Sriwijaya.***