SketsaNusantara.id - Kisah melegenda Pangeran Trunojoyo yang berhasil menggulingkan Kerajaan Mataram masa pemerintahan Amangkurat I masih melekat di hati masyarakat.
Dalam kisahnya, Pangeran Trunojoyo membentuk sebuah pasukan pemberontakan melawan Kerajaan Mataram bersama dengan pejuang-pejuang hebat asal Makassar yang dipimpin oleh Karaeng Galesong.
Berbagai serangan dilancarkan pasukan pemberontakan Pangeran Trunojoyo hingga berhasil mengambil alih ibu kota Mataram yakni Keraton Plered.
Namun sebelum Pangeran Trunojoyo berangkat berperang, konon ia melakukan semedi di sebuah sumur bernama Sumur Daksan.
Sumur Daksan atau Somor Dhaksan dalam kisahnya merupakan tempat resi atau pertapa jaman dahulu kala bersemedi menurut agama Buddha, dipercaya tempat tersebut memiliki karomah dapat mengabulkan hajat orang dengan cepat.
Mungkin dari situlah, Pangeran Trunojoyo melakukan semedi atau betapa di Sumur Daksan sebelum berangkat perang untuk bisa berhasil melawan pasukan-pasukan perang Kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Kenapa Trunojoyo Memberontak pada Kesultanan Mataram? Ternyata karena Dipicu oleh Sikap dari...
Saat ini, Sumur Daksan menjadi situs peninggalan bersejarah di Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman sampangkabmuseumjatim.wordpress.com, Sumur Daksan berada tidak jauh dari pusat Sampang yakni jaraknya hanya sekitar 200 m.
Lokasi tepat Sumur Daksan berada di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Sumur Daksan diketahui merupakan sumur tua yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter.