jelajah

Siapa Nama Asli Sunan Pandanaran? Mengenal Sosok Utusan dari Kesultanan Demak yang Jadi Pendiri dan Penguasa Kota Semarang

Selasa, 16 Juli 2024 | 21:36 WIB
Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Pandanaran sosok pendiri Kota Semarang (Tangkapan Layar YouTube Kitab Mawas Diri)



SketsaNusantara.id - Sunan Pandanaran merupakan salah satu tokoh ulama yang berperan besar dalam menyebarkan ajaran agama islam di Jawa Tengah.

Sosoknya cukup dikenal masyarakat luas, terutama kisahnya yang berkaitan dengan salah satu dari kesembilan Wali Songo yakni Sunan Kalijaga.

Dilansir dari laman resmi Provinsi Jawa Tengah, kisah Sunan Pandanaran yang juga dikenal sebagai Ki Ageng Pandanaran semasa hidupnya juga terkait dengan sejarah Kota Semarang.

Baca Juga: Petilasan Titisan Wisnu Penguasa Negara Widarba Ada di Kabupaten Kediri, Konon Terdiri dari 3 Fase Moksa

Namun, kisah Sunan Pandanaran sendiri terdapat banyak versi dari sumber yang berbeda-beda.

Ada yang menyebut Sunan Pandanaran tak hanya menyebarkan ajaran agama Islam, tetapi juga dikenal sebagai penemu wilayah Kota Semarang dan berperan sebagai kepala pemerintahan.

Nama asli Sunan Pandanaran pun masih menjadi perbincangan, lantaran adanya perbedaan dari berbagai sumber menurut tutur lisan serta dari kisah babad dan hikayat yang menunjukkan asal usul silsilah Sunan Pandanaran.

Baca Juga: Pasujudan Sunan Bonang di Lasem, Letaknya di Atas Bukit yang Asri, Masih Satu Area dengan Makam Sang Murid dan

Lantas, siapakah nama asli Sunan Pandanaran? Dilansir dari buku berjudul Menelusuri Jejak Pendiri Kota Semarang dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, berikut penjelasan mengenai Sunan Pandanaran.

Menurut lisan, Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Pandanaran merupakan sosok penemu dan pendiri Kota Semarang.

Pada abad ke-16, Raja Demak memerintahkan Pangeran Made Pandan untuk menyebarkan Islam di dekat perbukitan yang bernama Pragota.

Baca Juga: Kesaktian Kyai Pradah, Gong Pusaka Mertua Sunan Kudus saat Taklukkan Majapahit, Kenapa Disimpan di Blitar?

Bersama para pengawalnya, Pangeran Made Pandan mulai membuka hutan dan dijumpai pohon asam yang berjauhan jaraknya sehingga wilayah tersebut diberi nama Semarang yang berarti tempat pohon asem tumbuh 'arang-arang' atau berjauh-jauhan.

Wilayah tersebut kemudian didirikan pemukiman dan banyak orang yang datang dan tinggal di Semarang.

Sejak saat itu, Raden Made Pandan menjadi pemimpin pemerintahan pertama dan bergelar Ki Ageng Pandanaran atau yang kini disebut Sunan Pandanaran.

Halaman:

Tags

Terkini