SketsaNusantara.id - Gunung Kawi dikenal sebagai salah satu gunung di Pulau Jawa yang dikeramatkan,
Kesakralan Gunung Kawi tak lepas dari Pesarean Gunung Kawi, tempat bersemayamnya 2 ulama yang sangat dihormati masyarakat sekitar.
Di pesarean tersebut menjadi makam bagi Eyang Djoego dan muridnya, Eyang Raden Mas Iman Soedjoho yang tak lain adalah muridnya.
Keduanya bukan orang sembarangan, karena sama-sama memiliki ‘darah ningrat’.
Eyang Djoego memiliki nama asli Raden Mas Soeryokoesoemo atau R.M Soeryodiatmodjo.
Penyematan gelar raden pada nama Mbah Djoego juga bukan tanpa sebab.
Ia rupanya merupakan keturunan Keraton Mataram sebelum akhirnya mengasingkan diri di Blitar.
Sebelum namanya berubah menjadi Eyang Djoego, ia dikenal sebagai Kyai Zakaria II.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Pesarean Gunung Kawi, Eyang Djoego merupakan cicit dari Susuhunan Paku Buwana I.
Sementara ayahnya, Kanjeng Kyai Zakaria I adalah seorang ulama besar di Keraton Kartasura.
Ketertarikan Eyang Djoego tentang agama Islam sudah tumbuh sejak remaja.