Untuk mencapai lokasi kompleks pemakamam ini bisa melalui sebuah gang yang cukup besar di Jalan Doho, Kota Kediri.
2) Makam guru spiritual Jayabaya
Dikutip dari Buku Atlas Wali Songo yang ditulis oleh Agus Sunyoto cetakan 2017, di Setono Gedong Kediri terdapat makam guru spiritual Raja Kediri, Jayabaya.
Makam tersebut menjadi salah satu makam Islam tertua selain Fatimah binti Maimun, yaitu makam Syaikh Syamsudin al-Wasil atau Mbah Wasil Syamsudin.
Mbah Wasil Syamsudin yang dikenal sebagai guru spiritual Jayabaya, merupakan ulama besar yang berasal dari Persia.
3) Jadi tempat wisata religi
Sebelum tahun 2003, tak banyak masyarakat yang mengetahui tentang Situs Setono Gedong Kediri.
Terlebih jika ada makam ulama besar asal Persia yang behubungan erat dengan Raja Kerajaan Kediri, Jayabaya.
Setelah dipugar oleh pemerintah Kota Kediri tahun 2003, lalu dilanjutkan di tahun 2007, mulai banyak peziarah yang datang berkunjung.
Makam Mbah Wasil Syamsudin di Setono Gedong Kediri jadi salah satu rangkaian destinasi wisata religi di wilayah Jawa.
4) Nama Setono Gedong
Asal-usul nama Situs Setono Gedong yang menjadi kompleks makam yang dikeramatkan oleh masyarakat Kediri tak jauh beda dengan nama daerahnya.