jelajah

Keampuhan Pusaka Joko Tingkir, Kakek Moyang Gus Dur Dibuat Lolos dari Ancaman Keris Kyai Setan Kober Arya Penangsang

Minggu, 14 Juli 2024 | 12:39 WIB
Joko Tingkir yang merupakan leluhur Gus Dur memiliki pusaka sakti yang bisa menyelamatkan dirinya dari upaya pembunuhan oleh Arya Penangsang. (Kolase Gusdur.net dan Pexels.com/Anthony DeRosa)

 

SketsaNusantara.id - Joko Tingkir merupakan tokoh yang sangat terkenal di wilayah Jawa Tengah.

Nama tersebut tak lain adalah sebutan dari Mas Karebet yang menjadi Sultan Hadiwijaya pemimpin Kerajaan Pajang.

Putra dari Ki Ageng Pengging itu mewariskan petilasan di wilayah Sangiran, Sragen berupa Punden Tingkir yang hingga kini ramai diziarahi masyarakat.

Baca Juga: 2 Kesaktian Pusaka Joko Tingkir Kyai Bajulgiling, Ditakuti saat Melawan Gerilyawan Majapahit

Bagi masyarakat Islam di Jawa, Joko Tingkir juga bukan tokoh sembarangan karena ia disebut sebagai wali atau ulama besar yang menurunkan para ulama.

Menurut catatan Kyai Ishomuddin Hadziq atau Gus Ishom, sebagaimana dilansir dari NU.or.id, Joko Tingkir adalah kakek ketiga dari Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

Artinya, berdasarkan catatan tersebut, Kyai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur merupakan cucu atau generasi ke-6 dari Joko Tingkir.

Baca Juga: Gelar Ulama atau Kyai Tidak Bisa Sembarangan, Harus Punya Silsilah Keturunan dari Wali Songo atau Nabi Muhammad SAW?

Sebelum menjadi Sultan Pajang, Joko Tingkir telah dikenal dari kedigdayaannya sebagai seorang pendekar tangguh yang tak pernah terkalahkan.

Ia juga memiliki pusaka ampuh yang cukup unik karena berupa ikat pinggang alias timang bernama Kyai Bajulgiling.

Keampuhan pusaka itu teruji dalam berbagai situasi yang membahayakan nyawa Joko Tingkir.

Baca Juga: 11 Makam Wali Keramat di Grobogan untuk Wisata Religi, Ada Pesarean Ki Ageng Jaka Tarub hingga Murid Sunan Kalijaga

Kyai Bajulgiling juga ditakuti oleh segala jenis binatang buas, sehingga membuat Joko Tingkir semakin disegani banyak orang.

Konon, berkat pusaka itu pula nyawa Joko Tingkir terselamatkan saat naik tahta di Kesultanan Pajang.

Halaman:

Tags

Terkini