Setelah diteliti oleh ahli sejarah, kemudian Candi Rerno digali secara bertahap sejak tahun 1979 hingga tahun 1980.
Setelah digali lebih lanjut itulah ditemukan dasar candi berukuran 11,70 meter yang terdiri dari batu bata merah dan hiasan.
Meski dalam kondisi reruntuhan, Candi Retno memiliki bentuk arsitektur yang unik. Bagian kaki candi terbuat dari batu andesit, sedangkan bagian badan dan puncak terbuat dari batu bata.
Kondisi candi saat ini berupa bangunan tangga yang berbentuk reruntuhan yang merupakan tangga masuk candi.
Sedangkan bagian kaki pondasi luar serta bagian tubuh candi merupakan pondasi dalam.
Dilihat dari bentuknya, Candi Retno dikatakan lebih mendekati kepada pemukiman penduduk pada zaman dahulu kala.
Bukan hanya sekedar bangunan candi, di sekitar komplek candi itu juga ditemukan arca dan yoni.
Saat ini, kondisi Candi Retno diberi atap agar terlindung dari hujan sehingga air hujan tak langsung jatuh pada atap candi, dengan demikian Candi Retno menjadi lebih awet dan terjaga.***