VOC berubah dari perusahaan dagang menjadi entitas yang terlibat dalam hasil pertanian di kepulauan Indonesia pada akhir abad ke-18.
Namun, korupsi menjadi masalah serius. Pejabat VOC terlibat dalam penggelapan, nepotisme, dan perdagangan ilegal pribadi, merugikan perusahaan dan meningkatkan ketidakadilan dalam manajemen.
Kasus terkenal termasuk Gubernur Jenderal John van Horn yang mengumpulkan kekayaan pribadi yang besar melalui korupsi.
VOC akhirnya dilanda skandal dan kebangkrutan pada tahun 1799.
Pemerintah Belanda mencabut piagam perusahaan ini, mengambil alih hutangnya, dan menandai akhir dari VOC yang pernah mendominasi perdagangan global.
Sejarah VOC adalah cerminan ambisi ekonomi dan politik Eropa pada masa kolonial, menunjukkan bagaimana upaya ekspansi perdagangan dapat mempengaruhi kehidupan di wilayah jauh.***