Banyak peziarah datang untuk memohon berkah dan anugerah dari Tuhan melalui Sunan Muria yang dianggap suci.
Setelah berdoa, mereka biasanya meminum air dari gentong khusus peninggalan Sunan Muria yang dipercaya bisa membuat awet muda.
Menjelang pulang, para pengunjung sering kali tertarik pada para pedagang di sepanjang jalan menuju kompleks makam.
Berbagai kerajinan kayu bercorak batik, yang dikenal sebagai kayu naga Muria, dijual di sini.
Mitos masyarakat setempat menyebutkan bahwa kayu ini dapat mengusir tikus, kecoa, dan serangga lainnya.
Kudus tidak hanya menyajikan kenikmatan kuliner dengan jenangnya yang terkenal, tetapi juga menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam melalui wisata ziarah di pegunungan Muria.***