Candi yang dibangun pada abad ke 9 ini, disebut-sebut sejarawan sebagai persembahan cinta Mpu Manuku kepada Pramodhawardhani.
Relief di candi Plaosan yang berwujud manusia yang berukuran hampir sama dengan aslinya, merupakan wujud kekaguman Mpu Manuku kepada sang istri.
Sayangnya, romantisme Mpu Manuku kepada sang istri, Pramodhawardhani tidak diikuti oleh keturunannya.
Kelak, keturunan Mpu Manuku dan Pramodhawardhani terlibat dalam perang saudara akibat perebutan kekuasaan.***