jelajah

6 Pintu Pendek di Masjid Agung Banten yang Dibangun atas Bantuan Arsitek Mongolia, Simbol yang Meruntuhkan Semua Keangkuhan Manusia

Senin, 1 Juli 2024 | 06:50 WIB
Masjid Banten punya simbol makna mendalam dari 6 pintunya. (duniamasjid.islamic-center.or.id)

SketsaNusantara.id - Setiap masjid agung peninggalan kerajaan Islam di Nusantara didesain dengan arsitektur yang khas serta simbol dengan pemaknaan mendalam.

Salah satunya adalah Masjid Agung Banten yang berada di sebelah utara Kota Serang, tepatnya di Desa Banten.

Bangunan masjidnya terawat sangat baik dan kokoh hingga zaman sekarang sejak didirikan sekitar tahun 1560-1570.

Baca Juga: 4 Lokasi Petilasan Sunan Bonang, Kunjungi Masjid Agung Tuban Sebagai Destinasi Populer, Nuansa Megah Bikin Salfok!

Masjid ini didirikan oleh menantu Sunan Gunung Jati, yakni Sultan Maulana Hasanudin, pendiri sekaligus sultan pertama Kesultanan Banten.

Kesultanan ini didirikan sekitar tahun 1526 seiring dengan perluasan wilayah kekuasaan Demak dan Cirebon ke kawasan pesisir barat laut Pulau Jawa.

Kesultanan Banten dahulu menguasai wilayah Banten, DKI Jakarta, serta sebagian Jawa Barat dan Lampung.

Baca Juga: Kisah Sunan Kalijaga dalam Pemilihan Arah Kiblat Sebagai Peranan Penting Pendirian Masjid Agung Demak, Simbol Popularitas Kerajaan?

Salah satu bagian yang unik dari bangunan Masjid Agung Banten adalah tangga yang wujudnya menyerupai goa.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs Dunia Masjid, tangga tersebut dibangun atas bantuan seorang arsitek asal Mongolia bernama Cek Ban Cut.

Bagian lain yang mencolok perhatian adalah menara masjid dengan tinggi sekitar 24 meter dan diameter 10 meter.

Baca Juga: Di Luar Nalar, Bisa Pindahkan Masjid Dalam 1 Malam? Deretan Karomah Sunan Drajat Wali Songo Patut Diacungi Jempol

Menurut Fairuz Sabiq dalam bukunya berjudul Karakteristik & Mitos Masjid Agung Peninggalan Kerajaan Islam di Jawa (2021), menara tersebut dibangun oleh arsitek dari Belanda bernama Hendick Lucasz Cardeel pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, yakni pada abad ke 17.

Ciri khas lain dari masjid ini adalah 6 pintu yang didesain pendek.

Halaman:

Tags

Terkini