SketsaNusantara.id - Tercatat dalam sejarah, Nusantara pernah memiliki satu kerajaan besar yang menguasai jalur perdagangan Asia Tenggara yakni Kerajaan Sriwijaya.
Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terkuat dan terbesar di kawasan Asia Tenggara pada masanya.
Dengan kekuatan maritim nya yang luar biasa maka Kerajaan Sriwijaya berhasil menguasai Jawa, pesisir Kalimantan, Kamboja, Thailand Selatan dan Semenanjung Malaya.
Baca Juga: Pernah Menjadi yang Paling Berpengaruh di Asia! Inilah Sejarah Kejatuhan Kerajaan Majapahit
Berpusat di Palembang, Sumatera, kerajaan Sriwijaya ini menguasai jalur perdagangan strategis di Selat Malaka dan menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai disinggahi oleh pedagang dari berbagai penjuru dunia.
Namun pada akhirnya, kerajaan besar nusantara ini tuntuh juga dengan berbagai faktor yang menyertainya.
Berikut sejarah singkat kerajaan Sriwijaya, kebangkitan dan keruntuhannya, dilansir dari SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kitab Mawas Diri.
Arti nama Sriwijaya
Sriwijaya berasal dari dua suku kata yakni Sri yang berarti bercahaya atau gemilang, sedangkan Wijaya berarti kemenangan. Sehingga jika digabungkan maka Sriwijaya berarti kemenangan yang gemilang.
Namun meski demikian, Sriwijaya memiliki penyebutan nama yang berbeda oleh orang-orang asing yang mengenal nama Sriwijaya kala itu.
Yakni, orang Tionghoa menyebut che lifoshi, sanfoshi atau sanfoki.
Sedangkan dalam bahasa sansekerta dan Pali, Kerajaan Sriwijaya disebut Yavades dan Javades.
Bangsa Arab menyebut sebagai Zabaj atau Sribusa, sedangkan Khamer menyebut Melayu.