3. Kepemilikan
Walau secara administratif TPST Bantar Gebang masuk ke dalam wilayah Provinsi Jawa Barat, namun TPST Bantar Gebang merupakan milik Pemerintah DKI Jakarta.
4. Jumlah Sampah di TPST Bantar Gebang
Setiap harinya, ada sekitar 200 truk pengakut sampah yang masuk ke TPST Bantar Gebang.
Sejak beroperasi pertama kali pada tahun 1989, TPST Bantar Gebang sudah menampung lebih dari 39 juta ton sampah per tahun 2023.
Hal ini membuat TPST Bantar Gebang menjadi tempat pengolahan sampah terbesar di Indonesia bahkan di Asian Tenggara.
5. Sumber Kehidupan Masyarakat Sekitar
Siapa sangka, TPST Bantar Gebang menjadi pusat mata pencaharian lebih dari 6 ribu orang pemulung.
Ribuan pemulung tersebut menggantungkan hidup dari memilah sampah.
Per harinya, mereka bisa menghasilkan Rp100-300 ribu.
Kebanyakan pemulung-pemulung tersebut tinggal di sekitar TPST Bantar Gebang.
Bahkan berdasarkan hasil penelitian, perputaran uang hasil menjual sampah ini bisa mencapai Rp149 Miliar per tahun.***