SketsaNusantara.id - Kebanyakan rumah di Indonesia berdiri di atas tanah dengan jalan beraspal, tetapi Kota Agats di Papua menampilkan keunikan tersendiri.
Rumah-rumah dan jalanan di kota ini dibangun di atas papan kayu, menciptakan suasana mirip dermaga.
Terletak di Kabupaten Asmat, Papua, Agats menyimpan pesona dan cerita menarik yang berbeda dari kota-kota lainnya.
Baca Juga: Apa Jadinya Jika Keris Diletakkan di Badan Bagian Depan? Pusaka Jawa Ini Punya Simbol di Luar Nalar
Dilansir dari akun TikTok Super Nuvo, sebagai ibu kota dari Kabupaten Asmat, Agats sering dijuluki "Kota Papan."
Berada di pesisir selatan Pulau Papua, kota ini berdiri di atas rawa yang selalu berlumpur.
Untuk menyesuaikan diri dengan kondisi ini, penduduk Kota Agats membangun rumah panggung dengan menancapkan kayu-kayu besar dan melapisi lantainya dengan papan kayu.
Setiap rumah di kota ini adalah rumah panggung, menciptakan pemandangan unik yang tidak ditemukan di tempat lain.
Namun, kondisi geografis ini membawa keterbatasan.
Jalanan berlapis papan kayu hanya dapat dilalui oleh sepeda motor atau sepeda, karena jalur tersebut tidak mampu menahan beban berat.
Mobil dan truk tidak bisa melewati jalan ini, sehingga warga Agats lebih sering berjalan kaki atau menggunakan perahu untuk bepergian.
Dengan jumlah penduduk sekitar 76.000 jiwa, Kota Agats tidak hanya terkenal karena infrastruktur uniknya, tetapi juga karena sebuah mitos menarik yang telah lama menyebar di kalangan masyarakat.