SketsaNusantara.id - Kota Jakarta akan genap berusia 499 tahun pada 22 Juni 2026 nanti.
Peringatan HUT DKI Jakarta tahun ini terasa istimewa karena menjadi tahun terakhir sebelum ibu kota memasuki usia lima abad pada 2027 mendatang.
Sejarah Jakarta sendiri bermula dari Pelabuhan Sunda Kelapa yang menjadi pusat perdagangan penting di Nusantara.
Setelah berhasil direbut oleh Fatahillah pada 22 Juni 1527, wilayah tersebut kemudian diberi nama Jayakarta.
Pada masa kolonial Belanda, namanya berubah menjadi Batavia sebelum akhirnya dikenal sebagai Jakarta dan menyandang status Daerah Khusus Ibu Kota (DKI).
Jejak panjang perjalanan Jakarta tidak hanya tersimpan di museum dan bangunan bersejarah yang masih berdiri hingga saat ini.
Baca Juga: Jejak Kuliner Wali Songo, 5 Makanan Legendaris Sarat Makna Toleransi yang Masih Eksis hingga Kini
Kuliner khas Betawi yang berkembang dari perpaduan budaya Nusantara, Arab, Tionghoa, hingga Eropa juga menjadi bagian penting dari identitas Jakarta.
Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, makanan khas Betawi merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman Pemprov DKI Jakarta dan Indonesia Travel, berikut sejumlah kuliner khas Jakarta yang menyimpan cerita sejarah ibu kota.
1. Kerak Telor
Kerak telor menjadi salah satu ikon kuliner Betawi yang paling dikenal.
Makanan berbahan ketan putih, telur, dan ebi ini telah dikenal sejak era Batavia dan kerap hadir dalam berbagai perayaan budaya Betawi.