Masyarakat mulai membentuk kelompok-kelompok batik dan mendapatkan berbagai pelatihan. Dukungan datang dari pemerintah maupun sejumlah lembaga sosial yang membantu meningkatkan keterampilan produksi dan pemasaran.
Perkembangan tersebut membuat para perajin tidak lagi hanya menjual batik setengah jadi. Mereka mulai mampu menghasilkan produk batik tulis siap pakai yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Hasil karya para pembatik Giriloyo kemudian dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sejumlah produk batik dari kampung ini berhasil menembus pasar internasional.
Saat ini terdapat belasan kelompok batik tulis yang aktif berkarya di Giriloyo. Setiap kelompok memiliki koleksi motif dan produk yang beragam dengan ciri khas masing-masing.
Selain berburu batik tulis asli, wisatawan juga dapat belajar langsung proses membatik dari para pengrajin. Pengalaman tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat Giriloyo dikenal sebagai kampung batik yang mendunia.
Perpaduan sejarah, budaya, tradisi gurah, serta kerajinan batik menjadikan Giriloyo sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang menarik di Yogyakarta. Kampung ini terus mempertahankan warisan leluhur sambil memperkenalkan karya batiknya kepada masyarakat yang lebih luas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!