jelajah

Sebelum Makamnya Ramai Jadi Tujuan Ziarah, Inilah Jejak Sunan Ampel dari Champa ke Surabaya

Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi. Jejak Sunan Ampel di masa awal dakwah. (Pexels/Ovais Ibn farooq)

Naskah itu memuat kutipan, “myang katuju ing warta/ lamun ing Champa nagari/ mangkya manggih karisakan/ kaser prang lan Nateng Koci//”.

Raden Rahmat kemudian ditempatkan di Surabaya dan menetap di Ampeldenta. Ia diangkat sebagai imam dan memperoleh gelar Sunan Ampel. Pengangkatan tersebut dilakukan dengan restu otoritas Majapahit.

Dalam perjalanan menuju Ampel, Raden Rahmat melewati sejumlah kawasan hutan. Ia bertemu Ki Bang Kuning yang kemudian menjadi pengikut setianya. Di tempat itu, ia membangun masjid dan menyebarkan dakwah Islam.

Raden Rahmat menikah dengan Mas Karimah, putri Ki Bang Kuning. Dari pernikahan tersebut, lahir dua orang putri.

Wilayah Ampel kemudian berkembang sebagai pusat dakwah Islam di Surabaya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini