jelajah

Dimulai sejak Abad ke-12, Ini Perkembangan Seni Kaligrafi di Indonesia, Menghidupkan Kriya hingga Membentuk Kampung Kaligrafi di Jawa Tengah

Kamis, 6 November 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi karya seni kaligrafi bertuliskan huruf Arab. (Pexels.com/Roman Odintsov)

 

SketsaNusantara.id - Kaligrafi adalah sebuah seni menulis indah dengan merangkai dan menata letak beragam bentuk huruf untuk menghasilkan sebuah karya bernilai seni tinggi.

Perkembangan kaligrafi dalam level global tidak terlepas dari para pengrajin kriya yang memperkenalkan karya-karya kaligrafi ke seluruh penjuru dunia.

Karya kaligrafi tidak sebatas pada karya-karya yang bertuliskan huruf Arab. Seperti di Korea misalnya terdapat kaligrafi yang menggunakan Hanzi atau aksara Tiongkok.

Baca Juga: 8 Gedung Seni Pertunjukan Legendaris yang Masih Eksis hingga Kini, Digunakan untuk Pementasan Wayang Orang hingga Sendratari Ramayana

Setiap negara memiliki karya kaligrafi dengan ciri khas tersendiri. Tidak terkecuali di Indonesia dengan kaligrafi populer bertuliskan huruf Arab dengan sebutan Khat.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Pariwisata, berikut beberapa informasi menarik tentang perkembangan seni kaligrafi di Bumi Nusantara ini.

Berkaitan dengan Kerajaan Islam

Perkembangan seni kaligrafi di Indonesia sangat berkaitan erat dengan hadirnya kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara.

Baca Juga: Perjalanan Krisdayanti Jadi Atlet Wushu, Tekuni Olahraga Seni Bela Diri untuk Jaga Kebugaran, Kini Siap Wakili Indonesia di Kejuaraan Internasional

Aksara Arab mulai diperkenalkan seiring dengan berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam tersebut dan digunakan tidak hanya pada naskah berbahasa Arab.

Penulisan bahasa Melayu juga menggunakan aksara Arab atau lebih populer dengan sebutan Pegon.

Dimulai sejak Abad ke-12

Seni memahat dalam pembuatan kaligrafi mulai bermunculan di abad ke-12, kesenian ini terus berkembang dengan adanya kalimat tauhid yang diselipkan pada abad ke-16 hingga 19.

Halaman:

Tags

Terkini