Peninggalan sejarah dari kesenian ini dapat terlihat pada makam kuno Gua Tallo, Sulawesi Selatan, Bima, Ternate, dan Tidore.
Pembuatan seni kaligrafi di berbagai media seperti kertas, kayu, logam, hingga kaca bening mulai bermunculan di abad ke-18 hingga 20 di Indonesia.
Menghidupkan Seni Kriya
Berkembangnya seni kaligrafi di Indonesia menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya kesenian kriya.
Pahatan-pahatan kreatif dari pengrajin kaligrafi mulai bermunculan hingga membentuk sentra kerajinan kaligrafi di Indonesia.
Kampung Kaligrafi di Indonesia
Sentra kerajinan kaligrafi di Indonesia tersebar di berbagai daerah, dua di antaranya terdapat di Demak dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kampung Tembiring di Demak, Jawa Tengah adalah salah satu kampung dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai pengrajin kaligrafi dengan pasar luar negeri.
Begitu juga dengan Desa Bedono di Kabupaten Semarang, yang merupakan sentra kerajinan kaligrafi dengan media kuningan yang berhasil menembus pasar Turki.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Menengok Usaha Kreatif: IRT di Jember Sukses Pasarkan Karya Seni Rajutan Boneka Amigurumi
Tiga Fakta Unik Museum Telu di Jember yang Memiliki Benda Bernilai Seni Berusia Ratusan Tahun Lamanya
Kiesha Alvaro Ingin Ikuti Jejak Politik Pasha Ungu Sambil Jalani Karier Seni dan Rencana Nikah Muda
7 Fakta Wayang Thengul, Seni Pertunjukan Khas Bojonegoro Jawa Timur yang Berusia Hampir 100 Tahun, Sejarah hingga Asal Usul Nama
Spring Code Tamasya Halaman Belakang: Menyusun Ulang Ingatan Kota, Menghidupkan Memori Air, dan Merawat Solidaritas Ekologis Lewat Seni Kolektif