Kamis, 2 Juli 2026

Dimulai sejak Abad ke-12, Ini Perkembangan Seni Kaligrafi di Indonesia, Menghidupkan Kriya hingga Membentuk Kampung Kaligrafi di Jawa Tengah

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Kamis, 6 November 2025 | 21:30 WIB
Ilustrasi karya seni kaligrafi bertuliskan huruf Arab.  (Pexels.com/Roman Odintsov)
Ilustrasi karya seni kaligrafi bertuliskan huruf Arab. (Pexels.com/Roman Odintsov)

Peninggalan sejarah dari kesenian ini dapat terlihat pada makam kuno Gua Tallo, Sulawesi Selatan, Bima, Ternate, dan Tidore.

Pembuatan seni kaligrafi di berbagai media seperti kertas, kayu, logam, hingga kaca bening mulai bermunculan di abad ke-18 hingga 20 di Indonesia.

Menghidupkan Seni Kriya

Berkembangnya seni kaligrafi di Indonesia menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya kesenian kriya.

Pahatan-pahatan kreatif dari pengrajin kaligrafi mulai bermunculan hingga membentuk sentra kerajinan kaligrafi di Indonesia.

Kampung Kaligrafi di Indonesia

Sentra kerajinan kaligrafi di Indonesia tersebar di berbagai daerah, dua di antaranya terdapat di Demak dan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kampung Tembiring di Demak, Jawa Tengah adalah salah satu kampung dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai pengrajin kaligrafi dengan pasar luar negeri.

Begitu juga dengan Desa Bedono di Kabupaten Semarang, yang merupakan sentra kerajinan kaligrafi dengan media kuningan yang berhasil menembus pasar Turki.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X