jelajah

Kenapa Geplak Bantul Wajib Jadi Oleh-Oleh Wajib dari Yogyakarta? Ini Cerita dan Daya Tariknya

Rabu, 8 Oktober 2025 | 10:00 WIB
Geplak dari Bantul, Yogyakarta. Jajanan yang wajib jadi oleh-oleh. (Jogjaprov.go.id)

Pernyataan itu menggambarkan betapa kuatnya tradisi rasa dalam mempertahankan karakter kue ini. Keaslian rasa manisnya menjadi pembeda utama dibandingkan dengan jajanan lain yang kini banyak dimodifikasi mengikuti tren pasar.

Selain rasanya yang khas, geplak juga memiliki nilai historis dalam kehidupan masyarakat Bantul.

Pada masa lalu, geplak sering disajikan dalam acara hajatan dan perayaan keluarga sebagai simbol kemakmuran dan kebahagiaan.

Bentuk bulat dan warnanya yang cerah dianggap melambangkan harapan akan kehidupan yang manis dan penuh warna.

Kini, meskipun zaman telah berubah, geplak tetap hadir di berbagai toko oleh-oleh dan pasar tradisional di Bantul maupun di pusat kota Yogyakarta.

Para pembuat geplak bahkan mulai berinovasi dengan menambah variasi rasa seperti pandan, cokelat, dan vanila tanpa meninggalkan ciri khas utamanya.

Keberadaan geplak juga menjadi bukti bahwa makanan tradisional bisa bertahan di tengah gempuran makanan modern, selama masyarakat masih menjaga dan mencintai warisan kuliner mereka.

Kue ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga cermin dari budaya lokal yang terus hidup di tengah perkembangan zaman.

Bagi siapa pun yang berkunjung ke Yogyakarta, geplak bukan sekadar oleh-oleh manis. Makanan ini adalah potongan kecil dari sejarah dan tradisi Bantul yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini