SketsaNusantara.id – Kabupaten Pacitan dikenal sebagai “The Hidden Paradise of Java” karena kecantikan alam nya yang tersembunyi. Daerah kelahiran Presiden ke-6 Republik Indonesia ini menyimpan wisata alam yang masih belum banyak terjamah oleh wisatawan.
Banyak pantai dengan panorama yang menawan dan eksotis. Bahkan terdapat salah satu pantai yang dianggap sebagai miniatur Raja Ampat, Papua. Selain itu deburan ombak yang besar juga menjadikan pantai di Pacitan ini sebagai spot favorit wisatawan asing untuk berselancar.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Tiktok @pariwisatajawatimur berikut rekomendasi tiga pantai di Pacitan yang sayang untuk dilewatkan saat liburan:
1. Pantai Watu Karung
Pantai Watu Karung terletak di Pringkuku, Ketro, Desa Watukarung, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pantai dengan pasir putih yang lembut berpadu dengan batu karang besar yang menjulang di tepi pantai, menciptakan panorama yang eksotis dan memukau.
Meskipun akses menuju pantai cukup menantang namun akan terbayarkan setelah melihat keindahan panorama pantai yang bersih, berpasir putih, dan air berwarna biru.
Pantai Watu Karung memiliki karakteristik ombak yang besar, sehingga menjadi spot favorit wisatawan asing untuk berselancar.
Pantai dengan pemandangan pasir putih yang sangat luas ini tidak terlalu ramai pengunjung, apalagi ketika weekday sehingga liburan akan terasa lebih eksklusif seperti di private beach. Pengunjung bisa duduk di pantai sambil menunggu sunrise atau sunset, dan mendengar merdunya deburan ombak.
Pada hamparan pasir putih yang ada di pantai, banyak ditemukan cangkang kerang. Apabila air sedang surut banyak hewan laut yang bisa di tangkap ada ikan kecil, bintang laut, kepiting kecil, siput laut, dan kelomang. Hal tersebut tentu saja menambah pengalaman keseruan liburan.
Terdapat banyak penjual makanan (terutama seafood). Tersedia fasilitas kamar bilas, toilet, dan musholla. Banyak jenis penginapan mulai dari homestay hingga resort di sekitar hotel namun kamu perlu reservasi dari jauh-jauh hari karena cepat penuh.
Baca Juga: Menyusuri De Djawatan Banyuwangi, Tempat yang Membuatmu Lupa Masih di Indonesia