Sebagai alternatif, arus lalu lintas akan dialihkan melalui jalur utara (Pantura) baik dari arah Situbondo maupun via Bondowoso.
Dinas Perhubungan menyarankan masyarakat dari Jember ke Banyuwangi dapat melewati jalur Pantura mengikuti rute Jember – Situbondo – Banyuwangi.
Jalur ini relatif landai, cocok untuk kendaraan besar seperti truk dan bus, serta menawarkan pemandangan pantai yang menarik.
Namun, jarak tempuh lebih jauh sekitar 100 km dibandingkan Jalur Gumitir, sehingga waktu perjalanan bertambah 1-2 jam.
Beberapa warganet Jember juga menyarankan lewat jalur alternatif menuju ke Banyuwangi lewat Kawah IIjen, dengan rute: Jember – Bondowoso – Sempol – Kawah Ijen – Licin – Banyuwangi.
Baca Juga: Auto Estetik! 5 Rekomendasi Spot Foto Menarik jika Melipir ke Wisata Kawah Ijen di Banyuwangi
Jalur ini lebih sepi namun memiliki medan yang menanjak, karena berada di kawasan Gunung Ijen sehingga kurang cocok untuk kendaraan berat.
Sementara itu, untuk distribusi logistik atau bus dan truk angkutan berat bisa juga menggunakan rute alternatif dari Surabaya – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi.
Rute ini dapat digunakan sementara waktu meski jarakk tempuh jauh lebih panjang, yang dapat meningkatkan biaya logistik.
Pemerintah telah memulai sosialisasi penutupan ini sejak 24 Juni hingga 23 Juli 2025 melalui media sosial, dan mulai ada pemasangan banner di simpang jalan utama, exit tol Leces, dan lampu merah Probolinggo.
Pengendara diimbau untuk memantau informasi terbaru melalui Google Maps atau sumber resmi serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum menempuh jalur alternatif.
Meski begitu, rencana penutupan total di Jalur Gumitir ini menuai polemik.