jelajah

Kampung di Malang Tawarkan Wisata Maut yang Menghidupi, Warganya Tukang Gali Kubur dan Penjual Kopi Tengkorak

Sabtu, 14 Juni 2025 | 16:30 WIB
Ilustrasi Kampung Kramat wisata maut di Kota Malang, Jawa Timur. (Pexels/fajri nugroho)

Sejak diresmikan sebagai kampung wisata, warga Kampung Kramat perlahan-lahan merasakan dampaknya. Ekonomi mulai tumbuh berkat kedatangan wisatawan.

Beberapa warga memproduksi cinderamata khas seperti tasbih, kerajinan dari ban bekas, hingga yang paling ikonik: kopi tengkorak.

Suasana kampung memang sangat bersahabat dan jauh dari nuansa menyeramkan seperti yang dibayangkan banyak orang.

Sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Pemkot Malang, keberadaan Kampung Kramat menjadi salah satu bukti bagaimana ruang pemakaman bisa disulap menjadi ruang hidup yang layak dan produktif bagi masyarakat.

Kampung Kramat menjadi simbol bahwa kehidupan dan kematian bukanlah kutub yang selalu harus bertolak belakang.

Di kampung ini, keduanya justru saling menyatu. Dari makam, warga mendapatkan pekerjaan, rezeki, dan bahkan identitas kultural yang khas.

Dan barangkali, itulah pelajaran paling penting dari Kampung Kramat, bahwa kematian tak harus ditakuti, tetapi bisa dijadikan sumber penghidupan, dengan cara yang unik dan manusiawi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini