Melakukan puja di tempat sakral diharapkan dapat menumbuhkan semangat relijius.
Adapun tempat-tempat sakral dalam keyakinan Umat Budha yakni tempat yang menjadi bagian penting dalam kehidupan Buddha.
Mulai dari tempat lahir, tempat Budha menerima pencerahan, tempat membabarkan ajaran Dharma pertama kali hingga tempat meninggalkan Buddha.
Selain keempat tempat di atas, puja juga dilakukan di tempat sakral yang diyakini menjadi tempat penyimpanan relik Buddha.
Salah satunya Candi Borobudur yang diyakini sebagai tempat menyimpan relik rambut Buddha hingga akhirnya menjadi tempat perayaan Waisak.
Prosesi Waisak
Kegiatan menyambut Hari Waisak sudah mulai digelar beberapa hari sebelum puncak perayaan yang digelar di Candi Borobudur.
Beberapa prosesi dilakukan di tempat-tempat sakral lainnya seperti di Candi Mendut dan Api Abadi Mrapen, Grobogan.
Setelah melakukan pengambilan Api Dharma di Mrapen, digelar prosesi pensakralan di Candi Mendut.
Lalu terdapat ritual pengambilan air berkah dari Umbul Juprit di Kabupaten Temanggung yang juga disakralkan di Candi Mendut.
Pada hari puncak perayaan Waisak yang tahun ini jatuh pada tanggal 12 Mei 2025, persiapan akan dimulai dengan pembacaan Paritta yang dibimbing oleh Bhikkhu Sangha sekitar pukul 12.00-14.00 WIB.
Setelah pembacaan Paritta, Mantra, Sutra dan Gatha, umat Buddha akan menggelar prosesi kirab Waisak dari Candi Mendut ke Candi Borobudur.
Selanjutnya pada sore hari pukul 16.30 WIB, akan digelar puja bakti yang di pelataran Candi Borobudur.