Tidak jauh dari Masjid Jami’, ada juga Keraton Kadariah yang merupakan tempat tinggal Sultan pada zaman kerajaan dulu.
Keraton sekarang menjadi saksi perkembangan Kota Pontianak dari awal hingga kini. Keraton didirikan oleh Sayyid Syarif Abdurrahman Al-Qadrie pada tahun 1771.
3. Aloe Vera Center
Apakah Anda tahu tumbuhan yang bernama Aloe Vera atau lidah buaya? Tanaman yang dimanfaatkan pada bagian daunnya karena bermanfaat untuk rambut dan kulit, bahkan bisa dijadikan minuman juga.
Jika Anda ingin melihat langsung bagaimana budidayanya maka bisa mengunjungi Aloe Vera Center yang berada di Jalan Budi Utomo/28 Oktober. Pusat budidaya ini telah didirikan sejak 2002. Di sini Anda bisa bertanya bahkan lebih mengenal produk apa saja yang bisa dibuat dari Aloe Vera.
4. Kampung Tambelan Sampit
Tempat wisata selanjutnya adalah sebuah area yang sudah ada sejak 200 tahun yang lalu. Oleh pemerintah, tempat ini telah dijadikan sebagai tempat wisata. Kampung Tambelan Sampit merupakan area permukiman tertua di Pontianak.
Jika Anda ingin merasakan bagaimana masyarakat Pontianak dulu hidup, maka tempat ini adalah area yang paling tepat untuk dikunjungi.
Anda bisa merasakan atmosfer yang masih tertinggal di kampung ini. Selain itu, di tempat ini juga awal munculnya kesenian Hadrah dan Tar. Itu adalah kesenian Melayu yang sampai saat ini dijaga dan diturunkan dari beberapa generasi.
5. Sungai Kapuas
Tempat terakhir adalah Sungai Kapuas dengan pesonanya. Pada zaman dahulu, Sungai Kapuas menjadi nadi kehidupan bagi masyarakat Pontianak.
Semua alur perdagangan melalui Sungai Kapuas, sehingga menjadikan sungai ini sangat identik dengan Pontianak.
Sungai Kapuas sangat enak dinikmati ketika pagi atau sore hari. Suasana yang damai, angin semilir yang menghampiri tubuh menjadi momen kedamaian dalam sekejap. Apalagi jika Anda mau membayar sejumlah uang untuk naik kapal wisata yang berlayar mengelilingi Sungai Kapuas.
Wisata di Pontianak masih banyak lagi yang bisa dikunjungi dan akan memberikan kesan begitu dalam karena Anda akan melihat banyak sejarah dari bangunannya dan atmosfer yang masih tertinggal di bangunannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!