jelajah

Taman Siswa Warisan Ki Hadjar Dewantara Sudah Jadi Sekolah Revolusioner sejak Zaman Kolonial Belanda

Sabtu, 3 Mei 2025 | 13:00 WIB
Seorang guru dan beberapa siswa yang sedang melakukan penelitian di luar sekolah. (Pexels/Roman Odintsov)

Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa demi visinya akan pendidikan yang inklusif dan tidak diskriminatif. Pendidikan yang tidak membuat seorang pun merasa lebih rendah dibanding siswa lain.

Nilai-nilai ini masih relevan untuk digunakan zaman sekarang bahkan hingga masa depan.

Bahkan, sekolah Taman Siswa sebetulnya masih berdiri. Lokasinya bisa dikunjungi di Bogor Tengah, Yogyakarta dan memiliki 150 cabang di seluruh Indonesia.

Sayang, bangunan Taman Siswa terlihat begitu tua dan kusam. Dilansir SketsaNusantara dari akun Instagram @pinotjohnny, dapat dilihat ubin-ubin lantai yang retak, cat dinding kotor, hingga meja-meja yang agak lapuk.

Alangkah baiknya jika warisan berharga Ki Hadjar Dewantara tersebut bisa direnovasi agar suasana belajar jadi lebih menyenangkan. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

 

Halaman:

Tags

Terkini