Saat malam, puncak Rembangan memperlihatkan view menarik berupa ribuan cahaya yang datang dari rumah-rumah warga.
Selain itu, fasilitas yang tersedia juga terbilang lengkap meski letaknya jauh dari pusat kota. Tersedia toilet, mushola, gazebo, hingga area berkemah.
Hotel dan restoran bergaya klasik yang dibangun sejak zaman Belanda juga menambah daya tarik kawasan ini.
Pengunjung juga dapat berenang di kolam renang alami yang airnya berasal dari mata air pegunungan dan menjelajahi berbagai macam wahana permainan.
Banyak juga pedagang kaki lima yang siap menjajakan makanan ringan khas Jember memberikan pilihan lebih bagi para wisatawan untuk menikmati kuliner lokal.
Seperti disebutkan sebelumnya, Puncak Rembangan memiliki pesona luar biasa sehingga dapat menjadi spot-spot foto yang instagramable.
Pengunjung dapat mengabadikan momen liburan dengan penuh estetik seperti berfoto di antara pepohonan hijau dengan latar belakang pemandangan kota Jember yang memukau.
Selain itu citylight Jember yang terlihat jelas juga menciptakan suasana romantis bagi pasangan yang ingin menikmati wisata malam bersama.
Soal harga tiket masuk juga dikatakan sangat murah, yakni mulai Rp 7.500 pada hari biasa dan Rp 10.000 pada akhir pekan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!