jelajah

5 Fakta Menarik Tanaman Pinang, Pohon yang Konon Jadi Asal-Usul Jember Sudah Ada Sejak Zaman Purbakala hingga Dipercaya Bisa Mendatangkan Kemakmuran

Senin, 7 April 2025 | 21:00 WIB
Potret pohon Jambe atau tanaman pinang yang konon jadi asal usul penamaan Kabupaten Jember ternyata diyakini membawa kemakmuran (dlh.probolinggokab.go.id)

Meski bukti tertulis mengenai sejarahnya terbatas, tanaman pinang dipercaya telah dikenal sejak berabad-abad lalu, bahkan sejak masa kerajaan kuno.

Hal ini diperkuat oleh temuan relief di Candi Borobudur yang menggambarkan pohon pinang, menandakan bahwa tanaman ini memiliki peran penting dalam upacara adat serta nilai budaya yang tinggi di Nusantara sejak zaman dahulu kala.

Baca Juga: Dulu Pernah Disinggahi Bung Karno! Nikmati Kesegaran dan Wisata Sejarah di Rembangan, Bakal Jadi Destinasi Lebaran yang Tak Terlupakan di Jember

2. Pohon Pinang Punya Banyak manfaat kesehatan

Buah pinang dikenal memiliki berbagai khasiat, terutama untuk kesehatan mulut. Sejak zaman dahulu, masyarakat Jawa hingga Papua mengunyah buah pinang yang diyakini bisa memperkuat gigi dan gusi.

Beberapa penelitian menyebut pinang memiliki kandungan antioksidan dan antimikroba. Namun, konsumsi berlebihan tidak disarankan karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

3. Makna Filosofis Pohon Pinang

Pohon pinang melambangkan kejujuran, kebaikan budi pekerti, serta keteguhan hati. Hal ini terlihat dari bentuknya yang tumbuh lurus ke atas dan menghasilkan buah dalam jumlah banyak dalam satu tandan.

Dalam kepercayaan masyarakat kuno penganut Hindu-Budha, batang pohon pinang yang tumbuh menjulang tinggi ke atas diyakini sebagai penghubung antara dunia manusia dengan para dewa.

Baca Juga: Melihat Peninggalan Kerajaan Nusantara di Jember, Prasasti Lumbung dengan Pahatan Unik dan Aksara Kuno yang Masih Menyimpan Misteri hingga Kini

4. Buah Pinang Sebagai Simbol Adat dan Persaudaraan

Buah pinang juga memiliki makna simbolis yang menjadi simbol adat dan tradisi budaya di Indonesia. Di Papua, misalnya, mengunyah pinang bersama menjadi simbol keakraban dan persaudaraan.

Dalam tradisi suku Dayak, penginangan atau mengunyah buah pinang merupakan simbol ramah tamah dan penghormatan terhadap tamu.

Sementara di Aceh, kombinasi buah pinang dan daun sirih digunakan dalam upacara adat sebagai lambang cinta dan keharmonisan.

Tradisi mengunyah buah pinang yang terasa panas dan diimbangi dengan sejuknya daun sirih melambangkan persatuan yang bisa menyatukan perbedaan sifat yang saling berlawanan.

Halaman:

Tags

Terkini