jelajah

Indahnya Kebersamaan, Intip 7 Tradisi Unik Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jember, Ada Tompokan hingga Pawai Pegon Bikin Lebaran Makin Meriah!

Selasa, 1 April 2025 | 06:00 WIB
Potret Pawai Pegon, salah satu tradisi unik menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jember (Jemberkab.go.id)

Tradisi ini dilakukan 3 hari sebelum hingga 6 hari setelah lebaran hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Jember.

Dalam pelaksanaannya, warga berkeliling mengantarkan makanan khas lebaran seperti ketupat nasi dengan gulai dan opor ayam atau makanan khas yang disajikan saat lebaran.

Baca Juga: Siapa Pencetus THR? Profil Soekiman Wirjosandjojo, Perdana Menteri yang Lahirkan Tradisi 'Hadiah Lebaran' di Indonesia

6. Pawai Pegon

Pawai Pegon menjadi tradisi lebaran di Jember yang dilakukan seminggu setelah lebaran. Warga biasanya mengadakan karnaval dengan menghias gerobaknyang ditarik dua ekor sapi.

Gerobak sapi tersebut disebut Pegon yanv membawa beberapa penumpang dan makanan yang berjalan beriringan menuju Pantai Watu Ulo.

Setibanya di pantai, makanan yang dibawa Pegon pun disantap bersama-sama oleh warga. Tradisi ini melambangkan eratnya tali persaudaraan antar warga yang dirayakan pada momen Lebaran.

Baca Juga: 9 Nama Kue Lebaran Ini Ternyata Berasal dari Singkatan, Nomor 7 Bikin Hati Teriris, Jangan Makan Nanti Jadi Kenyataan

7. Lebaran Kupat

Tradisi yang juga disebut sebagai "riyoyo kupat" ini secara umum dilakukan masyarakat Jawa saat Lebaran tak terkecuali di Kabupaten Jember.

Dilaksanakan 7 hari setelah lebaran, tradisi ini dilakukan sebagai wujud untuk saling memaafkan kesalahan sembari berbagi makanan khas hari raya seperti ketupat, opor ayam atau gulai dan juga makanan khas lebaran lainnya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini