Baca Juga: Kisah Arca Suci Candi Bocok, Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Penuh Misteri di Pelosok Malang
Bangunan masjid yang luas, mencapai empat hektar, semakin menambah daya tariknya. Konon, masjid ini dibangun oleh santri sebanyak 250 orang dengan bantuan masyarakat sekitar. Tak heran jika Masjid Tiban Turen sering dijuluki sebagai salah satu masjid termegah di Indonesia.
4. Makam Ki Ageng Gribig, Jejak Penyebar Islam di Malang
Bagi yang ingin menelusuri sejarah Islam di Malang, Makam Ki Ageng Gribig adalah destinasi yang tepat. Ki Ageng Gribig dikenal sebagai tokoh penyebar Islam di Malang pada abad ke-17.
Selain menjadi tempat peristirahatan terakhir Ki Ageng Gribig, kompleks pemakaman ini juga menjadi tempat dimakamkannya beberapa Bupati Malang dari abad ke-19 hingga abad ke-20.
Lokasinya yang berada di Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, sering dikunjungi peziarah yang ingin mencari berkah dan mengenang sejarah dakwah Islam di wilayah ini.
5. Masjid Salman Al-Farizi, "Taj Mahal" dari Malang
Terakhir, ada Masjid Salman Al-Farizi, yang sering disebut sebagai "Taj Mahal" dari Malang karena bentuknya yang menyerupai bangunan ikonik di India tersebut. Masjid ini memiliki kubah dan menara tinggi dengan warna putih cerah yang menciptakan kesan megah dan elegan.
Pembangunan masjid ini memakan waktu cukup lama, dimulai pada tahun 2012 dan baru selesai pada 2017. Keindahannya membuatnya menjadi salah satu masjid yang paling populer di kalangan wisatawan, baik untuk beribadah maupun sekadar mengagumi arsitekturnya.
Malang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan wisata kuliner, tetapi juga kekayaan situs religi yang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang luar biasa. Jika sedang berlibur di Malang saat Lebaran, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi lima destinasi religi ini agar perjalananmu lebih bermakna dan penuh inspirasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini