Namun rupanya keputusan Damar Sasongko tidak disukai oleh putra Patih Loh Gender karena dengan keikutsertaannya bisa memberi peluang menjadi Raja Majapahit.
Namun hal itu diabaikan oleh Damar Sasongko, ia memulai misinya dengan menuju Blambangan untuk menghabisi Minak Jinggo dengan cara mendekati 2 selirnya yakni Dewi Puhita dan Dewi Puyengan.
Dua selir Minak Jinggo bersedia membantu Damar Sasongko jika mereka berdua nantinya dinikahi pula oleh Damar Sasongko.
Atas bantuan dua selir itu maka Damar Sasongko berhasil mencuri senjata Minak Jinggo dan berhasil membunuhnya.
Setelah berhasil membunuh Minak Jinggo, Damar Sasongko kemudian bermaksud membawa kepala Minak Jinggo ke hadapan Ratu Dyah Suhita.
Namun ditengah jalan ia rupanya dihadang oleh dua anak Patih Kebo Marcuet namun ia berhasil mengatasinya sehingga perjalanannya membawa kepala Minak Jinggo berhasil tanpa hambatan lagi.
Berkat kemenangannya itulah, akhirnya Damar Sasongko bisa menikahi Ratu Diah Suhita dan diangkat menjadi Raja Majapahit. Sedangkan bekas selir Minak Jinggo yakni Dewi Puhitadan Dewi Puyengan juga dinikahi sesuai janjinya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapa Minak Jinggo yang Jadi Nama Candi hingga Merek Rokok? Sering Dikaitkan dengan Majapahit, Ternyata cuma...
Sosok Damarwulan yang Sering Dipentaskan dalam Janger Banyuwangi, Musuh Minak Jinggo yang Jadi Raja Majapahit?
Ratu Kencana Wungu, Raja Majapahit yang Meminta Kepala Minak Jinggo, Sosok Nyata atau Legenda Semata?
Janger Banyuwangi, Akulturasi Seni dan Budaya Jawa, Osing hingga Bali serta Keterkaitan Minak Jinggo dan Damarwulan
Apakah Kerajaan Majapahit Punya Raja Wanita? Inilah Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Ratu yang Pernah Berkuasa di Abad 14
Relief Unik Candi Rimbi di Jombang Ini Konon Gambarkan Tempat Pendermaan Ratu Majapahit, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang...
Area Tersembunyi di Istana Kematian Antaka Pura, Tempat Amangkurat I Tidur dengan Jasad Ratu Malang Selama 7 Malam
Mengenal Sosok Ratu Dyah Suhita, Simbol Pemimpin Terakhir Perempuan di Kerajaan Majapahit