Minggu, 19 Juli 2026

3 Fakta Menarik Gunung Tidar, Lokasi Kegiatan Kepresidenan yang Sementara Ditutup hingga 27 Oktober 2024

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Fakta Gunung Tidar yang tutup sementara demi kegiatan Kepresidenan. (Instagram/@gunung_tidar)
Fakta Gunung Tidar yang tutup sementara demi kegiatan Kepresidenan. (Instagram/@gunung_tidar)

 

SketsaNusantara.id - Ada beberapa fakta unik terkait Gunung Tidar yang saat ini tengah ditutup sementara untuk kegiatan Kepresidenan Republik Indonesia.

Pemberitahuan akan ditutupnya Gunung Tidar lebih tepatnya Kebun Raya Gunung Tidar yang berada di Kota Magelang disampaikan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskomista) Kota Magelang @diskominsta_magelang_kota dan media sosial milik UPT Gunung Tidar @kebunrayagunungtidar sejak 20 Oktober 2024 lalu.

Dalam pengumuman tersebut, disebutkan bahwa objek wisata Kebun Raya Gunung Tidar tidak akan melayani pengunjung pada tanggal 22 hingga 27 Oktober 2024.

Baca Juga: Prabowo Gelar Pembekalan Menteri di Kompleks Akmil Lembah Tidar Magelang, Netizen: AHY dan Mayor Teddy Ketua Ospeknya

Alasan penutupan Kebun Raya Gunung Tidar demi keamanan kegiatan kunjungan Presiden Prabowo di Akmil.

Gunung Tidar sendiri adalah gunung dengan tinggi mencapai 503 meter di atas permukaan laut.

Gunung Tidar memiliki sebutan sebagai "Paku Tanah Jawa" yang dikait-kaitkan dengan banyaknya cerita legenda masyarakat Jawa.

Baca Juga: Apa itu Outbond? Inilah 5 Manfaat Kegiatan Alam dari Prabowo untuk Pembekalan Menteri di Magelang Selama 3 Hari

Keberadaan Gunung Tidar memiliki arti penting dalam perkembangan Kota Magelang.

Kawasan gunung dengan barisan pepohonan pinus yang lebat ini menjadi sebuah landmark kota yang tak dimiliki oleh wilayah lainnya.

Sekaligus Gunung Tidar memiliki fungsi sebagai paru-paru kota yang membuat iklim atau hawa di Kota Magelang begitu sejuk.

Baca Juga: Gaya Unik Prabowo Ajak Semua Menteri Outbond di Akademi Militer Magelang, Nginap di Tenda?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Gunung Tidar memiliki Sebutan "Paku Tanah Jawa" atau “Pakuning Tanah Jowo” atau “De Spijker van Java” yang diambil berdasarkan cerita atau mitos yang berkembang di masyarakat.

Dikatakan Gunung ini adalah pasak yang dipasang di tengah Pulau Jawa, dengan begitu Pulau Jawa tidak terombang-ambing di samudra.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X