SketsaNusantara.id- Candi Wringin Branjang adalah situs bangunan suci kuno yang berlokasi di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Nama Candi Wringin Branjang sendiri diambil dari kata Wringin yang berarti ”pohon” dan Branjang yang artinya “terjebak”.
Hal tersebut sesuai dengan cerita yang beredar bahwa konon katanya Candi Wringin Branjang ini ditemukan pertama kali dalam keadaan terlilit akar pohon beringin.
Selain itu, letak candi tersebut juga masih satu area dengan Situs Gadungan yang jaraknya hanya berkisar 100 meter dari arah barat Situs Gadungan Satu.
Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan Candi Wringin Branjang itu adalah batu andesit dengan struktur sederhana, serta tanpa ada bagian kaki candi.
Kemudian, candi kuno tersebut memiliki bentuk seperti sebuah pos jaga dengan atap yang berbentuk limas dimana panjangnya yaitu 400 cm dan lebar 300 cm, sedangkan tingginya 500 cm yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.
Pada bagian pintu masuk Candi Wringin Branjang diketahui memiliki ukuran lebar 100 cm dan tinggi 200 cm.
Sementara itu, pada candi kuno tersebut terdapat sejumlah teras dimana pada teras ketiga merupakan letak Candi Wringin Branjang.
Pada teras-teras yang lainnya juga ada beberapa bangunan dan ditemukan sebuah altar tanpa bilik di teras paling tinggi.
Salah satu dari sekian banyak miniatur candi di atas altar tersebut ditemukan prasasti yang tertulis angka tahun 1231 Saka atau 1409 Masehi, dimana angka tahun itu diyakini sebagai waktu pendirian Candi Wringin Branjang.
Menariknya, situs candi di Blitar ini tidak mempunyai hiasan relief di bagian dindingnya, namun memiliki sebuah ventilasi udara yang sederhana.
Artikel Terkait
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?
Punya Gaya Singasari, Candi di Blitar Ini Konon Peninggalan Kerajaan Majapahit
Makna Mendalam yang Terkandung pada Relief Candi Tegowangi Asal Kediri, Ternyata Mengisahkan Tentang Ini...
Makna di Balik Relief Candi Kendalisada di Kawasan Kaki Gunung Penanggungan, Ternyata Menyimpan Kisah Ini...
Ragam Relief Pada Candi Simping yang Dikenal Sebagai Situs Kuno Era Majapahit, Konon Digunakan Sebagai Makam Raden Wijaya
Ada Kota Hilang di Mojokerto? Misteri Peninggalan Kerajaan Majapahit, Legenda Hunian Para Bangsawan Kuno
Siapa Arya Bebed? Pemuda Bali yang Miliki Hubungan Erat dengan Mahapatih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit
Ditemukan Moster Laut di Pasuruan? Misteri Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Setiap Sudutnya Punya Filosofi