Setelah tinggal beberapa lama dengan Gajah Mada serta Ken Bebed, Arya Bebed memutuskann kembali ke Bali, namun sebelum itu Gajah Mada membekali Arya Bebed dengan pengestulan atau abu leluhur Gajah Mada.
Gajah Mada berpesan agar supaya Arya Bebed menaburkan abu leluhurnya di sepanjang jalan yang Arya Bebed. Jika abu itu sudah habis maka Gajah Mada meminta Arya Bebed berhenti dan menjadikan tempat itu sebagai wilayah kekuasaannya.
Abu terakhir leluhur Gajah Mada itu ternyata berada di sebuah desa bernama Desa Buahan Bali. Desa dimana kemudian Arya Bebed berkuasa dan menjadi Raja dan ia beranak pinak disana.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Deretan Hal Unik Candi Bangkal di Mojokerto sebagai Peninggalan Majapahit, Ternyata Menyimpan Misteri Ini...
Penemuan Tulang Manusia dalam Sumur Tua Surabaya, Bukti Peninggalan Kerajaan Majapahit, Masih Eksis hingga Kini
Jayanegara: Raja Kedua Kerajaan Majapahit yang Tumbang oleh Pemberontakan dan Pengkhianatan dari Dalam Istana
Peradaban Trowulan Sampai ke Kalimantan Barat? Misterius, Ini Asal Usul Peninggalan Kerajaan Majapahit di Luar Pulau Jawa
Relief Unik Candi Rimbi di Jombang Ini Konon Gambarkan Tempat Pendermaan Ratu Majapahit, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang...
Fungsi Kolam Segaran pada Masa Kerajaan Majapahit Masih Ada pada Masa Lalu, Salah Satunya untuk Menyambut Tamu Asing?