Situs Balekambang kerap dierat-eratkan dengan Raja Hayam Wuruk, lantaran tertulis angka yang diduga tahun berdirinya Balekambang.
Tulisan tersebut berada pada salah satu umpak di sisi utara, yakni tertulis 1272 saka atau 1350 Masehi.
Tahun itu merupakan masa Kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh raja Rajasa Negara alias Hayam Wuruk hingga akhirnya disebut-sebut sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit.
Nasib Situs Bersejarah Umpak Balekambang kini telah disulap menjadi destinasi wisata di Blitar.
Balekambang kerap dikunjungi sebagai tujuan wisata untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para mahasiswa maupun peneliti.
Menurut informasi, Situs bersejarah ini sangat terbuka hingga tak adanya biaya tiket masuk untuk menulusurinya.
Situs Balekambang diketahui juga sangat berdekatan dengan situs-situs lain seperti Arca Warak dan kawasan wisata Penataran.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bukan di Blitar! Ternyata di Sinilah Permintaan Terakhir Soekarno untuk Dimakamkan, Tak Dipenuhi Karena Alasan Ini...
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?
Punya Gaya Singasari, Candi di Blitar Ini Konon Peninggalan Kerajaan Majapahit
Relief Unik Candi Rimbi di Jombang Ini Konon Gambarkan Tempat Pendermaan Ratu Majapahit, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang...
Fungsi Kolam Segaran pada Masa Kerajaan Majapahit Masih Ada pada Masa Lalu, Salah Satunya untuk Menyambut Tamu Asing?
Kitab yang Ditulis pada Abad 16 Ini Menjadi Kontroversi, Terkenal Sebagai Kitab Raja-Raja Singasari hingga Majapahit