Minggu, 19 Juli 2026

Selamat Haornas! Inilah 5 Olahraga Khas Kerajaan Majapahit, Ada yang Sudah Punah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 9 September 2024 | 08:30 WIB
Sundang atau Kali, olahraga yang punah setelah Kerajaan Majapahit runtuh. (Tangkap layar Youtube Kali Majapahit - Southeast Asian Martial Arts)
Sundang atau Kali, olahraga yang punah setelah Kerajaan Majapahit runtuh. (Tangkap layar Youtube Kali Majapahit - Southeast Asian Martial Arts)

2. Okol atau Gelut

Di masa Majapahit, okol atau gelut merupakan pertandingan antara 2 pendekar yang saling berupaya mengalahkan satu sama lain.

Biasanya, pertandingan ini diselenggarakan di keramaian sehingga ada banyak penonton yang saling mendukung jagoannya.

Baca Juga: Mengenal Candi Tegowangi, Konon Sebuah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Kediri yang Dibangun Sekitar Tahun 1400 M

Dilansir dari Sumenepkab.go.id, Raja Majapahit bahkan menggemari jenis olahraga ini dan kadang mengundang pendekar untuk bertarung.

Seiring perkembangannya, tradisi okol atau gelut dilakukan sebagai bagian dari ritual memohon hujan saat musim kemarau.

3. Ojung

Jika okol atau gelut adalah pertandingan dengan tangan kosong, ojung adalah seni bertanding menggunakan senjata.

Baca Juga: Gebrakan Besar untuk Kerajaan Majapahit! Kenali Wanita Penyebar Agama Islam di Mojokerto, Rupanya Istri Selir dari Raja

Senjata yang dipakai berupa cambuk yang ujungnya adalah kepangan rotan.

Sama halnya dengan okol atau gelut, ojung dipertontonkan di banyak orang yang saling mendukung jagoannya.

4. Pathol Sarang

Dikutip dari Rembangkab.go.id, ini adalah tradisi unik yang biasanya diselenggarakan di wilayah pesisir, terutama di kawasan Sarang, Rembang. Maka, wajar jika olahraga ini disebut Pathol Sarang.

Baca Juga: Takdirnya Terlupakan! Dari Era Majapahit Hingga PKI, Inilah Sejarah Kelam Keberadaan Candi Deres di Jember

Pathol Sarang adalah pertandingan antara 2 orang yang mirip dengan olahraga sumo dari Jepang, yakni saling berupaya menjatuhkan lawan dengan cara memegang ikat pinggang.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Indonesiaarchery.org, Sumenepkab.go.id, Rembangkab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X