Jumat, 3 Juli 2026

Telusuri Jejak Peninggalan Kerajaan Ratu Shima! Prasasti di Magelang Ini Punya Makna Seindah Suasana Alam di Sekelilingnya

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 September 2024 | 20:30 WIB
Ilustrasi prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga.  (YouTube Yulian Channel)
Ilustrasi prasasti peninggalan Kerajaan Kalingga. (YouTube Yulian Channel)

SketsaNusantara.id- Prasasti Tukmas merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Kalingga yang sampai saat ini masih disimpan. 

Memiliki nama atau sebutan lain Prasasti Dakawu. Lokasinya ada di Gunung Merapi, Dusun Dakawu, Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Magelang, Jawa Tengah. 

Rupanya, prasasti peninggalan kerajaan satu ini rupanya menyimpan makna atau kisah yang cukup unik. 

Baca Juga: Meski Suka Berpindah-pindah, Tidak Menjadi Alasan Kerajaan di Nusantara yang Satu Ini untuk Tidak Menguasai Pulau Jawa

Peninggalan kerajaan yang pernah dipimpin oleh Ratu Shima ini rupanya menggunakan tulisan aksara Pallawa dan Bahasa Sanskerta. 

Aksara yang digunakan juga diduga lebih muda daripada masa Raja Purnawarman dari Tarumanegara. 

Kemunculan adanya peninggalan Kerajaan Kalingga ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-6 atau ke-7. 

Baca Juga: Kerajaan Kutai Martadipura di Kalimantan Timur, Tertua dan Paling Berkuasa, Siapa Raja Pertama yang Sebenarnya?

Melansir dari YouTube Yulian Channel, isi Prasasti Tukmas ini dinilai unik karena memiliki makna yang begitu indah. 

Adapun makna dari peninggalan Kerajaan Kalingga ini adalah kisah keberadaannya yang dekat dengan mata air jernih. 

Batu alam dengan ukuran cukup besar ini dianggap dekat dengan mata air yang suci. Sumber mata air itu bahkan digadang-gadang sama dengan Sungai Gangga, India. 

Baca Juga: Kudus Punya Cerita! Kupas Jejak Peninggalan Kerajaan Kalingga, Puncak Songolikur Jadi Pintu Gerbang Aneka Misteri

Hal tersebut telah dipercaya oleh masyarakat sejak dahulu. Bahkan sejak masyarakat setempat masih menganut agama Siwa. 

Adanya Prasasti Tukmas dekat aliran sungai. Maka mata air tersebut masih dikenal sebagai sumber yang suci. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Yulian Channel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X