Jumat, 3 Juli 2026

Eksis Melintasi Zaman, Benteng Indra Patra Peninggalan Kerajaan Lamuri Aceh Abad ke-7 Punya Pemandangan Eksotis Pesisir Pantai

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 September 2024 | 11:00 WIB
Benteng Indra Patra Peninggalan Kerajaan Hindu Pertama di Aceh Abad ke-7. (Instagram/@teukuriefky)
Benteng Indra Patra Peninggalan Kerajaan Hindu Pertama di Aceh Abad ke-7. (Instagram/@teukuriefky)

SketsaNusantara.id - Jika Indonesia memiliki benteng tertua yang terletak di Sulawesi Selatan dengan nama Fort Rotterdam.

Maka di Aceh, terdapat satu benteng yang menawarkan pemandangan eksotis nan cantik bernama benteng Indra Patra.

Benteng Indra Patra merupakan bangunan bersejarah peninggalan dari Kerajaan Lamuri abad ke-7 Masehi semasa pemerintahan Kerajaan Lamuri oleh Putra Raja Harsa.

Baca Juga: Inilah Candi Bajang Ratu Peninggalan Kerajaan Majapahit, Terdapat Relief Cerita Peruwatan Lokasinya di…

Meskipun telah lama dibangun dan sudah melewati banyak zaman, bangunan Benteng Indra Patra masih berdiri dengan sangat kokoh.

Dikutip SketssNusantara.id dari p2k.stekom.ac.id, Benteng Indra Patra dikatakan telah digunakan sejak era Hindu - Budhha hingga era Islam berkembang.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Benteng kokoh ini dibangun oleh Kerajaan Lamuri yang merupakan Kerajaan Hindu pertama yang ada di wilayah Aceh.

Baca Juga: 4 Fakta Patok Puser Kerajaan Majapahit: dari Umpak Gajah Patih Gajah Mada hingga Paku Nusantara, Kalau Tercabut Bisa...

Fungsi utama bangunan Benteng Indra Patra adalah sebagai bentuk pertahanan Kerajaan Lamuri dari upaya penyerangan musuh.

Letak posisi benteng Indra Patra sangat strategis berada di pesisir pantai yang menjadi kunci pertahanan kuat melawan musuh yang datang dari arah lautan.

Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, Laksamana Malahayati yang merupakan pemimpin wanita pertama di dunia memanfaatkan benteng Indra Patra untuk melawan pasukan Portugis yang ingin menguasai Aceh.

Baca Juga: Kerajaan Kutai Martadipura di Kalimantan Timur, Tertua dan Paling Berkuasa, Siapa Raja Pertama yang Sebenarnya?

Benteng Indra Patra nampak didesain dengan sangat presisi sesuai kegunaannya, bangunan dengan luas 70 x 70 meter tersebut memiliki benteng utama, ruang pengintaian hingga bangunan yang berfungsi sebagai peletakan meriam dan amunisi.

Bangunan-bangunan di atas masih dapat dilihat hingga saat ini yang menunjuk bukti perjuangan panjang Aceh melawan berbagai musuh.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X